Seruni Tolak Larangan Memakai Jilbab  

Teguh Hadi Prayitno
10/03/2010 06:14
Liputan6.com, Semarang: Larangan memakai jilbab yang diterapkan Rumah Sakit Telogorejo, Kota Semarang, Jawa Tengah, memicu protes para mahaiswa muslimah yang tergabung dalam Serikat Muslimah Indonesia (Seruni). Selasa (9/3), berunjuk rasa di Bundaran Air Mancur, Jalan Pahlawan, Semarang. Sambil membentangkan poster, mereka juga berorasi mendesak pemerintah untuk mendukung hak dan kebebasan penggunaan jilbab bagi perempuan muslim.

Para pengunjuk rasa juga menuntut tidak ada diskriminasi terhadap perempuan muslim yang mengenakan jilbab dalam lapangan kerja. Demonstrasi lalu dilanjutkan ke Gedung DPRD Jateng. Di sini, pengunjuk rasa kembali menyampaikan aspirasinya kepada anggota Dewan.

Kasus larangan memakai jilbab yang diterapkan RS Telogorejo menimpa Fitri Cahyaningsih. Karyawan yang bekerja di bagian gizi itu mengaku dilarang mengenakan jilbab saat bekerja. Bahkan, sejak memakai jilbab 12 Januari silam, karyawati yang sudah bekerja 12 tahun itu dipindahkan ke bagian dapur belakang.

Tak hanya itu, perlakuan diskriminatif terus berlanjut. Sejak 25 Januari, Fitri tak lagi mendapat pekerjaan apapun. Pihak rumah sakit mengakui melarang karyawannya memakai jilbab dengan alasan netral dan tidak condong ke kepercayaan tertentu [baca: Dilarang Berjilbab, Karyawati Rumah Sakit Protes].(BOG)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler