Aktivis HMI Bentrok dengan Polisi
Yusril Ardanis dan Rully Alberto10/03/2010 06:02
Liputan6.com, Pekanbaru: Unjuk rasa ratusan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Markas Kepolisian Daerah Riau, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Selasa (9/3), berakhir ricuh. Kericuhan terjadi karena keinginan mahasiswa bertemu Kapolda Riau Brigadir Jenderal Polisi Adje Rustam Ramdja tak terpenuhi. Para mahasiswa tertahan di luar pintu gerbang.
Unjuk rasa kemudian memanas saat pasukan Penindak Huru-Hara mendekati pengunjuk rasa. Tak ayal suasana menjadi ricuh karena pengunjuk rasa tersinggung dengan tindakan polisi yang menghidupkan musik disko dari pengeras suara mobil patroli. Bentrokan pun terjadi. Sebanyak 11 aktivis HMI ditangkap.
Bentrokan berhenti setelah perwakilan mahasiswa diizinkan bertemu Kapolda. Aktivis HMI mengaku bertemu Kapolda Brigjen Adje Rustam Ramdja untuk menanyakan kelanjutan kasus pemukulan rekan mereka oleh polisi di Makassar, beberapa waktu lalu.(BOG)
Unjuk rasa kemudian memanas saat pasukan Penindak Huru-Hara mendekati pengunjuk rasa. Tak ayal suasana menjadi ricuh karena pengunjuk rasa tersinggung dengan tindakan polisi yang menghidupkan musik disko dari pengeras suara mobil patroli. Bentrokan pun terjadi. Sebanyak 11 aktivis HMI ditangkap.
Bentrokan berhenti setelah perwakilan mahasiswa diizinkan bertemu Kapolda. Aktivis HMI mengaku bertemu Kapolda Brigjen Adje Rustam Ramdja untuk menanyakan kelanjutan kasus pemukulan rekan mereka oleh polisi di Makassar, beberapa waktu lalu.(BOG)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
