Demo Berakhir Ricuh di Sejumlah Daerah
Edy Junaedi dan Randy Permana10/03/2010 00:38
Liputan6.com, Kendari: Demonstrasi menuntut pengusutan perusakan sekretariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) berlangsung ricuh di Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (9/3). Aksi saling rebut ban bekas antara demonstran dan polisi pun tak terelakkan. Polisi dan demonstran juga terlibat aksi saling tendang dan saling sikut.
Akibatnya, arus lalu lintas di sekitar lokasi unjuk rasa sempat macet. Dalam orasinya, pengunjuk rasa menuntut pihak kepolisian meminta maaf secara terbuka atas kasus kekerasan yang dilakukan polisi terhadap aktifis HMI di Makassar, Sulawesi Selatan.
Di lain pihak, puluhan aktivis HMI di Mamuju, Sulawesi Barat, mendesak pelaku perusakan sekertariat HMI cabang Makassar untuk di bawa ke meja hijau. Tuntutan untuk mencopot Kapolda Sulselbar juga disampaikan para aktivis. Mereka menilai Kapolda turut bertanggungjawab atas tindakan anggotanya. (ASW/YUS)
Akibatnya, arus lalu lintas di sekitar lokasi unjuk rasa sempat macet. Dalam orasinya, pengunjuk rasa menuntut pihak kepolisian meminta maaf secara terbuka atas kasus kekerasan yang dilakukan polisi terhadap aktifis HMI di Makassar, Sulawesi Selatan.
Di lain pihak, puluhan aktivis HMI di Mamuju, Sulawesi Barat, mendesak pelaku perusakan sekertariat HMI cabang Makassar untuk di bawa ke meja hijau. Tuntutan untuk mencopot Kapolda Sulselbar juga disampaikan para aktivis. Mereka menilai Kapolda turut bertanggungjawab atas tindakan anggotanya. (ASW/YUS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
