Tabung Gas Meledak, Enam Luka
Yoseph HL09/03/2010 19:36
Liputan6.com, Sleman : Enam orang terluka akibat ledakan tabung gas elpiji di Jalan Raya Kabupaten Gamping Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (9/3). Seluruh korban adalah satu keluarga penghuni rumah tempat tabung gas itu meledak. Korban menderita luka bakar di sekujur tubuhnya, tiga korban diantaranya masih balita.
Salah seorang saksi mata Anang menuturkan, ledakan itu terdengar cukup keras, disertai teriakan minta tolong dari penghuni rumah Suranto, yang berjarak sekitar lima puluh meter dari warung makan miliknya. Salah satu penghuni rumah bahkan terpental keluar, sementara serta seorang lagi berlari keluar dari rumah dalam keadaan tubuhnya masih terbakar.
Empat dari enam korban saat ini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta karena delapan puluh persen tubuhnya menderita luka bakar. Sementara dua korban lain dirawat di Rumah Sakit Ludiro Husodo, Wirobrajan, Yogjakarta.
Polisi Polsek Gamping masih menyelidiki penyebab terjadinya ledakan, dengan mengamankan barang bukti berupa tabung gas. (MLA)
Salah seorang saksi mata Anang menuturkan, ledakan itu terdengar cukup keras, disertai teriakan minta tolong dari penghuni rumah Suranto, yang berjarak sekitar lima puluh meter dari warung makan miliknya. Salah satu penghuni rumah bahkan terpental keluar, sementara serta seorang lagi berlari keluar dari rumah dalam keadaan tubuhnya masih terbakar.
Empat dari enam korban saat ini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta karena delapan puluh persen tubuhnya menderita luka bakar. Sementara dua korban lain dirawat di Rumah Sakit Ludiro Husodo, Wirobrajan, Yogjakarta.
Polisi Polsek Gamping masih menyelidiki penyebab terjadinya ledakan, dengan mengamankan barang bukti berupa tabung gas. (MLA)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
