Bilqis Segera Jalani Cangkok Hati  

Indira Dania Sibarani
09/03/2010 09:27
Liputan6.com, Semarang: Bilqis Anindya Passa, bocah penderita atresia bilier yang dirawat di RSUP Dr Kariadi Semarang, Jawa Tengah, bersiap-siap memasuki ruang bedah, Selasa (9/3). Karena, berat badannya sudah mencapai 8,9 kilogram atau mendekati berat badan ideal untuk menjalani operasi cangkok hati.

"Berat badan Bilqis hanya kurang satu ons lagi untuk mencapai sembilan kilogram," kata kakak Bilqis, Bahruddin Syatha. "Itu berat riilnya, bukan karena penimbunan cairan di tubuh Bilqis."

Sebelumnya, berat badan Bilqis sempat naik akibat penimbunan cairan di tubuhnya. Kali ini, berat yang nyaris idela untuk pembedahan itu didapat setelah sang bocah melepas pakaiannya. Hsil itu tak lepas dari kerja keras tim dokter yang mengeluarkan timbunan cairan melalui penyuntikan albumin.

"Kalau tubuh Bilqis terdapat penumpukan cairan biasanya tangannya akan mengalami pembengkakan. Namun, hingga saat ini tangannya sudah tidak bengkak," kata Bahruddin.

Saat ini, Bilqis juga diberi sejumlah imunisasi. Apabila kondisinya terus membaik maka tim dokter akan menentukan waktu operasi.

"Kami memang tengah fokus terhadap pelaksanaan operasi, namun keputusannya berada di tangan Direktur Utama RSUP dr. Kariadi dan Menteri Kesehatan," kata Prof. dr. AG Soemantri, penggagas operasi cangkok hati itu. "Kami masih perlu melakukan beberapa persiapan terkait dengan kondisi kesehatan Bilqis, seperti organ jantung dan paru-paru Bilqis yang harus dicek ulang."

Rencananya, kata Soemantri, pasien akan dibius dalam waktu cukup lama sebelum dioperasi. "Hasil tes Epstein-Barr virus (EBV) yang negatif menjadi modal awal pelaksanaan operasi, namun berbagai persiapan lain tetap harus dilakukan," katanya.

Atresia bilier adalah penyakit dengan kerusakan empedu yang mengakibatkan kelainan fungsi hati. Untuk menangai operasi transplantasi hati terhadap Bilqis, pihak rumah sakit menyiapkan 41 dokter spesialis dari berbagai bidang. Bahkan, tim dokter dari National University Hospital System Singapura akan ikut memantau jalannya operasi [baca: Disiapkan 41 Dokter Tangani Bilqis].(ANT/IDS/SHA)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler