UU Antiaborsi Ditolak  

08/03/2010 09:43
Liputan6.com, Madrid: Puluhan ribu orang berunjuk rasa antiaborsi di Kota Madrid, Spanyol, Ahad (7/3). Mereka berdemonstrasi di ruas-ruas jalan ibukota Madrid sambil membentangkan spanduk berisi kecaman. Massa juga meneriakkan slogan anti-pemerintah, yang baru saja mengesahkan Undang-undang baru tentang aborsi menggantikan yang lama.

Dalam UU yang baru, seorang perempuan berusia minimal 16 tahun diizinkan aborsi. Padahal hukum terdahulu justru menjatuhkan hukuman penjara jika seorang perempuan berbuat itu. Undang-undang sekarang telah disahkan parlemen Spanyol sebulan silam setelah disetujui majelis rendah.

Pengunjuk rasa berjalan kaki menuju lapangan Sol. Dalam aksinya pengunjuk rasa juga mendesak Perdana Menteri Jose Luis Rodriguez Zapatero mundur dari jabatan. Unjuk rasa serupa dilaporkan turut terjadi di sejumlah kota lainnya.

Penolakan terhadap aborsi juga datang dari Asosiasi Gereja Katolik Spanyol. Menurut juru bicaranya Paloma Alfonso, pemerintah diminta aktif mencegah tindakan. Caranya, dengan menyosialisasikan pendidikan tentang aborsi kepada kaum perempuan.(AIS)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler