Tak Perlu Malu Belajar Meski Lanjut Usia
Kristianto Nugroho08/03/2010 08:49
Liputan6.com, Kulonprogo: Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Slogan ini terpatri kuat di benak puluhan orangtua di Kecamatan Galur, Kulonprogo, Jawa Tengah. Para pelajar yang kebanyakan berusia lanjut usia belajar layaknya siswa sekolah dasar. Tujuan pendidikan ini agar masyarakat Kecamatan Galur terbebas dari buta huruf.
Para orangtua ini tak membayar biaya sekolah. Bahkan menerima uang saku Rp 10 ribu. Mereka bersekolah di malam hari. Kegiatannya berlangsung sepekan dua kali setiap pukul 19.00 WIB sampai 21.00 WIB. Istiarini, seorang guru dari karang taruna yang memberikan pelajaran kepada para orangtua.
Mengajar para lansia tentu ada kendalanya, terutama penglihatan dan daya ingat yang berkurang. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Istiarini. Ia harus pintar-pintar menggunakan metoda yang mudah dipahami.(AIS)
Para orangtua ini tak membayar biaya sekolah. Bahkan menerima uang saku Rp 10 ribu. Mereka bersekolah di malam hari. Kegiatannya berlangsung sepekan dua kali setiap pukul 19.00 WIB sampai 21.00 WIB. Istiarini, seorang guru dari karang taruna yang memberikan pelajaran kepada para orangtua.
Mengajar para lansia tentu ada kendalanya, terutama penglihatan dan daya ingat yang berkurang. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Istiarini. Ia harus pintar-pintar menggunakan metoda yang mudah dipahami.(AIS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
