Megawati: Hormati Rekomendasi DPR
Yoseph Ha El08/03/2010 02:08
Liputan6.com, Sleman: Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan, mendesak pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melanjutkan proses kasus Bank Century ke ranah hukum. Megawati menilai, rekomendasi DPR yang meminta diteruskannya penyelesaian kasus Century untuk diproses hukum patut dihormati.
Pernyataan itu disampaikan Megawati di sela-sela pembukaan Konferensi Daerah DPD PDIP DI Yogyakarta di Cangkringan, Sleman, Ahad (7/3). Mantan Presiden RI ke-5 itu menilai DPR adalah lembaga legislatif yang berfungsi sebagai alat kontrol. Melalui Panitia Khusus Hak Angket Bank Century, DPR sudah bekerja keras membongkar skandal ini.
Karena itu PDIP bersama fraksi lainnya sepakat mengawal kasus ini dengan membentuk tim pengawas. Baik itu di DPR maupun di tingkat partai. Pernyataan serupa pernah diutarakan Megawati saat berada di Sidoarjo, Jawa Timur. Ia mengatakan asas praduga tak bersalah harus dikedepankan [baca: Megawati: Kasus Century Lanjut ke Ranah Hukum].(AIS)
Pernyataan itu disampaikan Megawati di sela-sela pembukaan Konferensi Daerah DPD PDIP DI Yogyakarta di Cangkringan, Sleman, Ahad (7/3). Mantan Presiden RI ke-5 itu menilai DPR adalah lembaga legislatif yang berfungsi sebagai alat kontrol. Melalui Panitia Khusus Hak Angket Bank Century, DPR sudah bekerja keras membongkar skandal ini.
Karena itu PDIP bersama fraksi lainnya sepakat mengawal kasus ini dengan membentuk tim pengawas. Baik itu di DPR maupun di tingkat partai. Pernyataan serupa pernah diutarakan Megawati saat berada di Sidoarjo, Jawa Timur. Ia mengatakan asas praduga tak bersalah harus dikedepankan [baca: Megawati: Kasus Century Lanjut ke Ranah Hukum].(AIS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
