Akbar Faisal yang Tidak Sekadar Mengatakan "Iya"  

Kurnia Supriyatna dan Agus Suwoto
Akbar Faisal yang Tidak Sekadar Mengatakan "Iya"
Akbar Faisal
06/03/2010 17:48
Liputan6.com, Jakarta: Kinerja Panitia Khusus Angket Bank Century yang baru saja selesai masa kerjanya telah menyita perhatian masyarakat beberapa bulan terakhir. Hampir tidak ada waktu kosong. Para anggota Pansus selalu disibukkan dengan rapat, membedah data, hingga lobi-lobi politik guna mengungkap skandal dana talangan senilai Rp 6,7 triliun. Hal itu pula yang dirasakan Akbar Faisal, anggota Pansus dari Fraksi Hati Nurani Rakyat.

Kepada SCTV, Akbar yang juga inisiator hak angket Bank Century ini mengaku harus jeli membagi waktu antara tugas dan keluarga. Tak banyak waktu yang tersisa buat keluarga selain di pagi hari sebelum berangkat dari rumahnya di Depok, Jawa Barat, menuju kawasan Senayan, Jakarta.

Demi efisiensi waktu pula, dia memilih menggunakan kereta api dari Stasiun Depok menuju jantung Ibu Kota. Kesempatan ini sekaligus juga bisa digunakannya untuk berkomunikasi dan menyerap aspirasi masyarakat. Dalam perjalanan di kereta, mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam ini biasa membaca koran atau memejamkan mata sejenak.

Lantas, apa tanggapan Akbar soal hasil akhir Pansus Angket Bank Century? Menurutnya, Pansus sudah mengerjakan apa yang diamanatkan sejak awal pembentukan Pansus. Hasilnya pun sudah dituangkan dalam pandangan akhir masing-masing fraksi. "Kalau hanya untuk mengatakan "iya", tak ada gunanya kami di sini," tegas Akbar.

Hidup memang penuh pilihan. Dan Akbar sudah memperlihatkan bahwa dia sangat serius dengan pilihan hidup dan profesi yang dijalaninya.(ADO)




adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler