Polisi Didesak Usut Kasus Foto Bupati Pekalongan  

Budi Harto dan Agus Bambang
06/03/2010 14:04
Liputan6.com, Pekalongan: DPRD Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (5/3), menggelar sidang dengar pendapat kasus foto-foto mesum Bupati Pekalongan Siti Qomariah serta Wakil Bupati Pekalongan Wahyudi Pontjo Nugroho. Sidang ini diramaikan warga yang juga membentangkan spanduk dan membagikan pamflet.

Ketegangan sempat terjadi saat sidang yang rencananya dilakukan secara terbuka mendadak tertutup. Beruntung, ketegangan tak berujung ricuh karena pimpinan dewan kembali mengizinkan warga dan media massa mengikuti sidang.

Dalam sidang ini, terungkap polisi sebenarnya telah menetapkan Wakil Bupati Wahyudi Pontjo Nugroho sebagai tersangka. Namun hingga kepala Kepolisian Resor Pekalongan berganti tiga kali, pemeriksaan terhadap Wahyudi belum juga dilakukan. Alasannya, izin dari Presiden yang sejak 2006 lalu telah diajukan hingga kini belum juga turun.

Mendengar penjelasan itu, sejumlah anggota dewan meradang serta mendesak kepolisian segera menuntaskan kasus ini. Dewan juga khawatir barang bukti berupa file gambar di pengadilan yang berisi 77 foto dan video mesum dari telepon seluler Wakil Bupati Wahyudi telah rusak atau hilang. DPRD berjanji akan secepatnya menggelar rapat susulan guna membahas kemungkinan dibentuknya tim pansus guna mengungkap kebenaran foto-foto tak senonoh itu.

Foto-foto mesra serta seronok itu muncul di situs jejaring sosial Facebook. Dalam akun bernama Qomariah Ponco terpampang 22 pose seronok keduanya. Tapi, sebenarnya foto-foto itu pernah menggegerkan Kota Santri pada 2006. Ketika itu keduanya tengah bergelut dalam kancah pemilihan kepala daerah.

Pakar telematika Roy Suryo pernah memberikan kesaksian untuk foto-foto tersebut. Roy dengan tegas menerangkan seluruh foto yang obyeknya diduga Bupati Pekalongan dan wakilnya itu adalah foto asli bukan rekayasa [baca: Foto Seronok Bupati Pekalongan Terpampang di Facebook].(BOG)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler