Orangtua Balita Gizi Buruk Bingung Tebus Obat
Muhammad Hanapi03/03/2010 06:44
Liputan6.com, Mandailing Natal: Kondisi Nurhabibah, penderita gizi buruk asal Desa Barbaran, Mandailing Natal, Sumatra Utara sudah mulai membaik, Selasa (2/3). Bocah berusia satu tahun itu, sudah mulai tersenyum dan tertawa setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Panyabungan. Berat badan Nurhabibah yang sebelumnya hanya enam kilogram di bawah berat normal seusianya kini bertambah menjadi 9 kilogram.
Namun dibalik keceriaan ini, sang ibu Fatimah bingung karena harus menebus resep dokter mulai dari pembelian infus, jarum suntik, sirup, dan susu. Padahal orangtua Nurhabibah tergolong orang miskin. Menurut Fatimah, pihak rumah sakit tidak mau menjaminnya sebagai pasien miskin sehingga segala sesuatu yang berhubungan dengan obat harus ditebus.
Fatimah menjelaskan, sudah dua hari Nurhabibah tidak minum susu dan obat karena tidak punya uang. Sementara bantuan uang dari anggota DPRD Mandailing Natal sudah habis untuk menebus obat [baca: Anggota DPRD Bawa Nurhabibah ke Rumah Sakit].(IAN)
Namun dibalik keceriaan ini, sang ibu Fatimah bingung karena harus menebus resep dokter mulai dari pembelian infus, jarum suntik, sirup, dan susu. Padahal orangtua Nurhabibah tergolong orang miskin. Menurut Fatimah, pihak rumah sakit tidak mau menjaminnya sebagai pasien miskin sehingga segala sesuatu yang berhubungan dengan obat harus ditebus.
Fatimah menjelaskan, sudah dua hari Nurhabibah tidak minum susu dan obat karena tidak punya uang. Sementara bantuan uang dari anggota DPRD Mandailing Natal sudah habis untuk menebus obat [baca: Anggota DPRD Bawa Nurhabibah ke Rumah Sakit].(IAN)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
