Hipmi Nilai Kebijakan Ekonomi SBY Sudah Benar
Tim Liputan 6 SCTV02/03/2010 13:18
Liputan6.com, Jakarta: Para pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menilai, kebijakan ekonomi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah tepat. Mereka berterima kasih atas langkah-langkah yang dinilai menyelamatkan Indonesia dari krisis. Hal itu dikemukakan Ketua Hipmi, Erwin Aksa dalam Rapat Kerja Nasional Hipmi di Jakarta, Selasa (2/3), yang dibuka Presiden Yudhoyono.
Ini bukan kali pertama presiden dipuji soal kebijakan ekonomi. Senin (1/3) kemarin, sejumlah bankir mengatakan, tindakan yang diambil SBY bersama mantan Gubernur Bank Indonesia, Boediono, dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, sudah menyelamatkan perbankan dan perekonomian nasional [baca: Presiden Kumpulkan Bankir di Istana].
Namun banjir pujian tak membuat SBY tenang. Meski menyatakan siap bertanggung jawab soal kasus Century, presiden sepertinya masih cemas melihat perkembangan kasus ini. Ia pun mengutus para staf khususnya bersafari politik ke kalangan politisi dan tokoh nasional yang berseberangan.
Tak hanya itu, semalam ia merapatkan barisan dengan anggota DPR dari Partai Demokrat. SBY berharap partai koalisi bisa satu suara, tidak akan menyebutkan nama orang maupun lembaga yang bertanggungjawab atas kasus pembengkakan dana talangan Bank Century [baca: SBY Berharap Partai Koalisi Bisa Satu Suara].
Akankah harapan sang presiden terwujud di sidang paripurna DPR? Kita lihat saja.(TES/YUS)
Ini bukan kali pertama presiden dipuji soal kebijakan ekonomi. Senin (1/3) kemarin, sejumlah bankir mengatakan, tindakan yang diambil SBY bersama mantan Gubernur Bank Indonesia, Boediono, dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, sudah menyelamatkan perbankan dan perekonomian nasional [baca: Presiden Kumpulkan Bankir di Istana].
Namun banjir pujian tak membuat SBY tenang. Meski menyatakan siap bertanggung jawab soal kasus Century, presiden sepertinya masih cemas melihat perkembangan kasus ini. Ia pun mengutus para staf khususnya bersafari politik ke kalangan politisi dan tokoh nasional yang berseberangan.
Tak hanya itu, semalam ia merapatkan barisan dengan anggota DPR dari Partai Demokrat. SBY berharap partai koalisi bisa satu suara, tidak akan menyebutkan nama orang maupun lembaga yang bertanggungjawab atas kasus pembengkakan dana talangan Bank Century [baca: SBY Berharap Partai Koalisi Bisa Satu Suara].
Akankah harapan sang presiden terwujud di sidang paripurna DPR? Kita lihat saja.(TES/YUS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
