Pemantau Internasional Kembali Ke Mindanao
Addy Hasan01/03/2010 17:51
Liputan6.com Mindanao: Tim pemantau internasional telah kembali ke pulau Mindanao, Filipina, untuk memantau perundingan damai lanjutan antara pemerintah Filipina dan separatis Muslim, Ahad (28/2) kemarin. Tim itu beranggotakan 40 orang dari Jepang, Malaysia, Brunei, dan Libya. Demikian dirilis situs kantor berita NHK, Senin (1/3).
Selain mengawasi perundingan, tim pemantau juga berencana membantu pembenahan infrastruktur yang hancur akibat perang selama lebih dari 30 tahun itu. "Jepang dapat membantu mengembangkan pulau dalam banyak hal. Saya akan bekerja keras memenuhi harapan penduduk setempat," kata Tomonori Kikuchi, anggota tim pemantau dari Jepang.
Sebenarnya pemerintah Filipina dan kelompok separatis telah mencapai kesepakatan untuk gencatan senjata pada tujuh tahun lalu. Namun, pertempuran sporadis masih saja berlangung. November 2008 lalu, tim pemantau internasional keluar dari Mindanao karena perundingan damai menemui jalan buntu.(ADDY/SHA)
Selain mengawasi perundingan, tim pemantau juga berencana membantu pembenahan infrastruktur yang hancur akibat perang selama lebih dari 30 tahun itu. "Jepang dapat membantu mengembangkan pulau dalam banyak hal. Saya akan bekerja keras memenuhi harapan penduduk setempat," kata Tomonori Kikuchi, anggota tim pemantau dari Jepang.
Sebenarnya pemerintah Filipina dan kelompok separatis telah mencapai kesepakatan untuk gencatan senjata pada tujuh tahun lalu. Namun, pertempuran sporadis masih saja berlangung. November 2008 lalu, tim pemantau internasional keluar dari Mindanao karena perundingan damai menemui jalan buntu.(ADDY/SHA)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
