Pontianak dan Manado Tutup Imlek dengan Meriah  

Amin Alkadrie dan Aldrin Arif
01/03/2010 09:02
Liputan6.com, Pontianak: Cap Go Meh atau hari terakhir Imlek di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Ahad (28/2) berlangsung meriah. Sejumlah jalan protokol dipadati ribuan warga yang ingin menyaksikan atraksi sembilan naga yang rata-rata panjangnya mencapai 150 meter. Atraksi tatung atau lauya yakni tokoh pengusir roh juga memikat perhatian warga.

Ritual perayaan Cap Go Meh di hari ke-15 Imlek di Pontianak, dapat dilaksanakan dengan bebas. Sebab pemerintah memberikan kelonggaran tanpa ada pembatasan seperti sebelumnya. Pemain naga tidak lagi hanya melibatkan masyarakat Tionghoa, tapi juga warga pribumi.

Tak jauh beda dengan di Manado, Sulawesi Utara. Ribuan warga memadati sejumlah ruas jalan untuk menyaksikan atraksi barongsai dan tangsin untuk meramaikan Cap Go Meh. Tangsin adalah aksi memotong lidah, hingga menusuk pipi dengan besi.

Atraksi barongsai diarak keliling kota sepanjang 500 meter berpusat di Klenteng Kwan Kong. Menurut tokoh masyarakat Tionghoa, dari tujuh Klenteng di Manado, hanya Klenteng Kwan Kong yang tahun ini mendapat restu untuk menggelar ritual Cap Go Meh.(BJK/AIS)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler