Baayun Anak, Meneladani Akhlak Nabi  

Emir Faisal
01/03/2010 08:44
Liputan6.com, Banjarmasin: Indonesia kaya akan tradisi unik dan menarik yang dikaitkan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Masyarakat Banjarmasin, Kalimantan Selatan, misalnya, menggelar baayun anak atau baayun maulid. Melalui tradisi ini warga berharap anak-anak mereka bisa berakhlak mulia, seperti yang dimiliki Nabi Muhammad SAW.

Acara baayun maulid ke-VI digelar di Kompleks Makam Sultan Suriansyah di Kampung Kuin, Banjarmasin, Sabtu (27/2), dipenuhi aneka hiasan. Yang unik sekitar 120 bayi dihadirkan. Bayi-bayi ini akan diikutkan dalam tradisi baayun anak. Disebut demikian karena tradisi ini digelar setiap Rabi`ul Awal.

Bayi-bayi diayun bersama-sama diiringi lantunan syair-syair Maulid Habsy dan musik rebana. Di bawah ayunan diletakkan berbagai makanan, uang, anyaman janur, dan kain berwarna-warni.

Dahulu baayun anak kali pertama dilakukan keluarga kerajaan Banjar. Tradisi baayun berlanjut namun jarang digelar karena mahal. Sultan Suriansyah merupakan raja muslim pertama Kerajaan Banjar.

Selain diikuti anak-anak, baayun maulid juga diikuti sejumlah orang dewasa bahkan sejumlah orang lanjut usia. Mereka ikut untuk memenuhi nazar atau janji.(AIS)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler