Korbankan Waktu demi Puluhan Anak Jalanan  

Alya Thamrin dan Rudi Utomo
28/02/2010 13:54
Liputan6.com, Bandung: Pagi itu, Taman Kanak-Kanak Indriyasana di Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, Bandung, Jawa Barat, memulai hari. Sang Kepala Sekolah, Maria Pudji Suhartini, yang memimpin langsung para murid menyanyikan lagu Indonesia Raya. Karena keterbatasan tempat, kelas dibagi dua. Ada yang beraktivitas di luar, adapula di dalam.

Aktivitas Pudji memberi pelajaran tambahan bagi anak-anak jalanan di mulai di pos rukun warga. Semua itu dia dilakukan memenuhi panggilan jiwanya sebagai pengajar. Ibu empat anak ini juga menyulap garasinya sebagai sekolah bagi puluhan anak jalanan dan tidak mampu, mulai usia balita hingga 12 tahun. Sayang, kegiatan ini hanya bertahan dua tahun. "Satu...satu...satu dan mereka kembali lagi ke jalan," kata Pudji.

Pudji lalu memutuskan hanya mengajar anak-anak di bawah enam tahun. Berbagai prestasi di bidang seni diraih para muridnya, seperti juara lomba menggambar tingkat TK se-Jabar.

Bimbingan Pudji tak sebatas di ruang kelas. Setelah mereka lulus pun masih dipantau perkembangannya. Bahkan, bakat para muridnya disalurkan. Bersama sang suami, Budiyono, para petugas parkir yang tergabung dalam Parking Band dibawanya ke kelompok musik binaan almarhum Harry Roesli. Band ini berencana masuk dapur rekaman.

Dengan bekal niat dan hati yang tulus, Pudji Suhartini terus berjuang meyakinkan orang-orang atas upayanya yang dimulainya sejak 2003 lalu.(BOG)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler