Anggota Zipur Ngamuk, Belasan Rumah Rusak
Juhri Samanery26/02/2010 21:38
Liputan6.com, Ambon: Puluhan anggota Zeni Tempur (Zipur) V, Komado Daerah Militer (Kodam) XVI Pattimura, menyerang permukiman warga di kawasan Desa Poka, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku, Jumat (26/2). Akibat ulah tentara itu, sebelas rumah warga rusak parah. Sejumlah warga terluka akibat dianiaya.
Menurut warga, pelaku penyerangan yang berjumlah sekitar 30 orang menggunakan pakaian militer sambil membawa sanggkur. Warga bingung dengan ulah brutal para tentara tersebut. Mereka merasa tidak membuat kesalahan. Meski begitu warga yang tidak tahu menahu duduk persoalannya tetap menjadi sasaran para pelaku. Bahkan lantaran tak menemukan para pria di dalam kampung, mereka menodong para wanita dengan sangkur.
Sejauh ini belum diketahui secara pasti penyebab penyerangan tersebut. Namun warga menduga penyerangan berkaitan dengan insiden yang terjadi kemarin malam. Ketika itu terjadi perkelahian di salah satu pangkalan ojek di kawasan Poka yang melibatkan salah satu keluarga anggota Zipur. Tapi kasus tersebut sudah bisa diselesaikan.
Komandan Zipur saat dikonfirmasi menyesalkan kejadian tersebut dan akan memberikan sanksi keras karena telah mencoreng citra TNI di masyarakat. Atas kerusakan yang dialami warga, pihak Zipur berjanji akan mengganti seluruh kerugian.(IAN)
Menurut warga, pelaku penyerangan yang berjumlah sekitar 30 orang menggunakan pakaian militer sambil membawa sanggkur. Warga bingung dengan ulah brutal para tentara tersebut. Mereka merasa tidak membuat kesalahan. Meski begitu warga yang tidak tahu menahu duduk persoalannya tetap menjadi sasaran para pelaku. Bahkan lantaran tak menemukan para pria di dalam kampung, mereka menodong para wanita dengan sangkur.
Sejauh ini belum diketahui secara pasti penyebab penyerangan tersebut. Namun warga menduga penyerangan berkaitan dengan insiden yang terjadi kemarin malam. Ketika itu terjadi perkelahian di salah satu pangkalan ojek di kawasan Poka yang melibatkan salah satu keluarga anggota Zipur. Tapi kasus tersebut sudah bisa diselesaikan.
Komandan Zipur saat dikonfirmasi menyesalkan kejadian tersebut dan akan memberikan sanksi keras karena telah mencoreng citra TNI di masyarakat. Atas kerusakan yang dialami warga, pihak Zipur berjanji akan mengganti seluruh kerugian.(IAN)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
