Kereta Api Tokyo Uji Coba Mesin Pelacak Bom  

Restia Juwita
26/02/2010 18:05
Liputan6.com, Tokyo: Teknologi baru yang diciptakan perusahaan Jepang, Hitachi, sedang diuji coba pemerintah Jepang di Stasiun Akihabara. Mesin baru, yang menyerupai penghalang tiket konvensional, menghembuskan angin dari sisi lain gerbang yang dilewati penumpang, sebelum kumpulan gas dianalisis untuk mengedus jejak bahan peledak.

Seperti dilansir Telegraph, Rabu (24/2), peranti ini beroperasi dengan dasar pikiran bahwa bahan-bahan peledak yang umum seperti granat dan senjata yang digunakan dalam serangan teroris di sarana transportasi umum London lima tahun lalu cenderung menguap dan menempel pada pakaian dan kulit.

Selama uji coba, data akan dikumpulkan dari 2.000 penumpang dalam rangka menentukan akurasi pemindaian peranti. Para penciptannya sendiri mengklaim, alat itu 99,9 persen akurat.

Hitachi, salah satu perusahaan teknologi terkemuka di Jepang, adalah pihak terbaru dalam barisan perusahaan seperti Mitsubishi yang tengah menyelidiki
penciptaan alat deteksi bahan peledak di tempat-tempat umum termasuk kereta api cepat.

Sebelumnya, anjing dilatih khusus untuk mesin sinar-X, sebagai rangkaian langkah yang dilakukan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir dalam upaya mendeteksi bahan peledak dan mencegah serangan teroris dalam beberapa tahun terakhir. Namun, teknologi gerbang tiket baru, berpotensi memberikan alternatif teknologi untuk upaya besar tersebut.(YUS)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler