Ayu Azhari Bantah Mundur dari Pilkada Sukabumi
Zumrotul Muslimin26/02/2010 00:04
Liputan6.com, Sukabumi: Artis Ayu Azhari membantah akan mundur dari pencalonannya sebagai bakal calon Wakil Bupati Sukabumi, Jawa Barat, pada pilkada mendatang. "Saya siap dipasangkan dengan siapa saja," kata Ayu kepada wartawan melalui telepon dari Sukabumi, Kamis (25/2).
Bantahan dilontarkan Ayu terkait pemberitaan dirinya akan mengundurkan diri bila dipaketkan dengan bakal calon lainnya dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yakni Dadun Amarudien selaku tokoh Nahdlatul Ulama. Sebab Ayu hanya ingin diduetkan dengan Lukas Mulyana.
"Saya menyerahkan semua keputusan kepada PDI Perjuangan. Dengan siapa pun saja dipasangkan, saya akan menerimanya. Isu yang beredar di luar bahwa saya akan mundur tidak benar," ujarnya.
Pernyataan Ayu berbeda dengan pendapat juru bicara Lukas-Ayu, Susanto, yang menyatakan Ayu mundur jika dipasangkan dengan bakal calon lain dari PDIP. Ia mengatakan, Lukas dan Ayu sudah memiliki komitmen sejak awal, bahwa Lukas dan Ayu menjadi pasangan dari PDIP.
Namun, kata Susanto, bila PDIP tetap memasangkan Ayu dengan bakal calon lain, maka Ayu sudah berkomitmen akan mundur dari pencalonan. "Ayu tidak menginginkan kesepakatan yang telah dibangunnya hancur karena Ayu disandingkan dengan bakal calon lainnya," ujar Susanto.(JUM/Ant)
Bantahan dilontarkan Ayu terkait pemberitaan dirinya akan mengundurkan diri bila dipaketkan dengan bakal calon lainnya dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yakni Dadun Amarudien selaku tokoh Nahdlatul Ulama. Sebab Ayu hanya ingin diduetkan dengan Lukas Mulyana.
"Saya menyerahkan semua keputusan kepada PDI Perjuangan. Dengan siapa pun saja dipasangkan, saya akan menerimanya. Isu yang beredar di luar bahwa saya akan mundur tidak benar," ujarnya.
Pernyataan Ayu berbeda dengan pendapat juru bicara Lukas-Ayu, Susanto, yang menyatakan Ayu mundur jika dipasangkan dengan bakal calon lain dari PDIP. Ia mengatakan, Lukas dan Ayu sudah memiliki komitmen sejak awal, bahwa Lukas dan Ayu menjadi pasangan dari PDIP.
Namun, kata Susanto, bila PDIP tetap memasangkan Ayu dengan bakal calon lain, maka Ayu sudah berkomitmen akan mundur dari pencalonan. "Ayu tidak menginginkan kesepakatan yang telah dibangunnya hancur karena Ayu disandingkan dengan bakal calon lainnya," ujar Susanto.(JUM/Ant)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
