Ribuan Pabrik Tanpa Instalasi Pengolahan Limbah  

Puti Ambang Gemilang
24/02/2010 19:04
Liputan6.com, Bekasi: Ribuan pabrik di tujuh kawasan industri Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, belum dilengkapi fasilitas Instalasi Pengolahan Limbah (IPAL). Patut diduga limbah cair langsung dibuang ke sungai, padahal masih banyak warga sekitar yang mengonsumsi air sungai untuk keperluan rumah tangga.

Kepala Sub Bidang (Kasubid) Penataan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Bekasi, Nanang S. Hadi, di Cikarang, Rabu (24/2) menjelaskan, saat ini
ada sedikitnya 5.000 pabrik yang beroperasi di kawasan industri Jababeka I dan II, EJIP, Hyundai, MM2100, Delta Silikon dan Delta Mas.

"Dinas LH hingga kini baru memberikan 30 izin pengolahan limbah cair yang dikelola 10 hingga 15 pabrik di setiap kawasan industri. Idealnya, dengan 5.000 pabrik, kita mempunyai 150 izin pengelolaan limbah cair," ungkapnjar Nanang.

Secara spesifik ia menyebutkan, kawasan Industri Jababeka hanya memiliki dua IPAL, padahal di wilayah tersebut terdapat 3.000 lebih perusahaan. Limbah cair dari kawasan itu dibuang kedalam Sungai Cilemah Abang. "Sungai yang belakangan ini diketahui tercemar seperti Sungai Cilemah Abang, Sungai Cikarang, Sungai
Cikedokan, Cikarang Bekasi Laut (CBL)," katanya.

Pengolahan limbah melalui IPAL, agar zat kimia buangan tidak merusak biota air dan air tanah untuk konsumsi warga. "Bila limbah cair dibuang sembarangan dikhawatirkan berdampak negatif pada lingkungan, sebab masih banyak warga yang mengkonsumsi air sungai untuk keperluan rumah tangga dan pertanian," ujarnya.

Pada 2009, kata dia, warga yang tinggal di bantaran Sungai Cikarang memprotes maraknya pencemaran limbah cair hingga menyebabkan ikan mati mengambang di
sungai dan rusaknya hasil pertanian. Tidak hanya itu, limbah cair dapat menimbulkan beragam penyakit, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai.(ANT/YUS)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler