Boediono dan Sri Mulyani Sebaiknya Mundur
Tim Liputan 6 SCTV24/02/2010 18:06
Liputan6.com, Jakarta: Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golongan Karya Akbar Tandjung meminta agar Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mundur dari jabatannya. Hal ini dimaksudkan untuk memperjelas siapa yang bertanggung jawab dalam kasus Bank Century. Pernyataan ini disampaikan Akbar saat memberi pengarahan kepada anggota Fraksi-Golkar di Gedung DPR, Rabu (24/2).
Sementara itu Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan siap menerima rekomendasi Panitia Khusus Hak Angket Bank Century serta membidik penyelenggara negara yang disebutkan. Menurut KPK, hasil dari Pansus sifatnya melengkapi data saja mengingat KPK sudah mengusut kasus Century sejak 2009. Oleh karena itu, pihak-pihak yang dinilai dapat menjelaskan kasus Bank Century akan diperiksa.(JUM)
Sementara itu Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan siap menerima rekomendasi Panitia Khusus Hak Angket Bank Century serta membidik penyelenggara negara yang disebutkan. Menurut KPK, hasil dari Pansus sifatnya melengkapi data saja mengingat KPK sudah mengusut kasus Century sejak 2009. Oleh karena itu, pihak-pihak yang dinilai dapat menjelaskan kasus Bank Century akan diperiksa.(JUM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
