Ratusan Unggas di Jambi Mati Mendadak  

Indira Dania Sibarani
23/02/2010 21:05
Liputan6.com, Jambi: Sekitar 200 lebih unggas di Desa Lopak Aur Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, Jambi, mati mendadak akibat terserang flu burung atau virus H5N1, Selasa (23/2). Menurut Kasi Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Batanghadi Cut Husein, virus itu memang tengah mewabah di Kabupaten Batanghari.

Saat ini, Dinas Peternakan Batanghari menenetapkan Desa Lopak Aur, Kecamatan Pemayung, positif terserang flu burung. Kesimpulan berdasarkan laporan petugas dinas yang turun langsung ke lokasi bersama tim participasi disease surveillance and response (PDSR).

"Untuk mencegah terus mewabahnya virus itu, pihaknya sudah melakukan penyemprotan ke lokasi dan beberapa daerah di sekitarnya," kata Cut Husein. "Diharapkan warga lebih waspada terhadap ternaknya, jika ada ternak yang sakit segera dilaporkan ke Dinas Peternakan."

Dijelaskan Cut Husein, penyebab masuknya virus itu hampir sama dengan hasil penelitian di Desa Napal Sisik, Kelurahan Rengas Condong, Kelurahan Teratai dan Kelurahan Bajubang, yaitu perubahan musim, sanitasi lingkungan kurang baik atau kotor, serta ayam dilepas dan mencari makan apa adanya.

Ia mengharapkan agar semua kandang ayam dibersihkan atau disemprot menggunakan desinfektan, memisahkan pemeliharaan ayam dengan itik. Sebelumnya, lebih dari lima desa yang terserang virus H5N1, yakni Kelurahan Rengas Condong, Kelurahan Teratai, Kelurahan Bajubang, Desa Napal Sisik, dan terakhir Desa Aro, Kecamatan Muara Bulian.(ANT/IDS/SHA)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler