Tolak Eksekusi, Warga dan Polisi Bentrok  

Iwan Taruna dan Syamsul al Timen
22/02/2010 21:15
Liputan6.com, Makassar: Keributan mewarnai unjuk rasa ratusan warga di Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (22/2), yang menolak rencana eksekusi lahan. Keributan terjadi ketika polisi menangkap seorang pengunjuk rasa yang akan menurunkan bendera Merah Putih di halaman PN Makassar. Melihat rekannya ditangkap, pengunjuk rasa lainnya berusaha menghalangi. Saling dorong pun tak terhindarkan.

Kericuhan kembali terjadi saat polisi menaikkan rekan mereka ke dalam mobil patroli. Pengunjuk rasa kembali menghadang. Merasa dihalangi, polisi pun mengejar pengunjuk rasa.

Unjuk rasa menolak eksekusi oleh ratusan warga Pandang Raya, Kecamatan Panakkukang ini awalnya berjalan lancar. Mereka menuntut PN Makassar membatalkan eksekusi karena dinilai salah alamat. Apalagi PN Makassar sudah menjadwalkan eksekusi akan dilakukan hari Selasa besok.(ADO)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler