Polisi Tewas Korban Keroyokan Warga Dimakamkan
Tuti Alawiyah Lubis22/02/2010 10:53
Liputan6.com, Tapanuli Utara: Brigadir Satu Polisi Daniel Poltak Silitonga yang tewas dikeroyok warga dimakamkan di Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Ahad (21/2) pukul 16.45 WIB. Pemakaman berlangsung secara militer yang diikuti ratusan personel dari Kepolisian Resor Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumut.
Keluarga Daniel tak kuasa menahan tangis. Ibunda Daniel, Tiorman Nainggolan bahkan sempat pingsan saat peti jenazah mendiang akan ditutup. Selain keluarga, polisi juga menyesalkan tindakan warga yang menyerang Daniel dan keempat rekan mereka, yang saat itu ditugaskan menangkap seorang buron pelaku penganiayaan [baca: Polisi Dikeroyok Warga Hingga Tewas]. Sejatinya, Daniel menikah tiga bulan mendatang.
Sejauh ini, polisi baru mengamankan delapan warga. Namun jumlah warga yang akan diperiksa masih mungkin bertambah karena polisi masih mengejar pelaku yang kabur. Hingga berita ini disusun, polisi juga masih disiagakan di lokasi penganiayaan di Desa Sanggrahan II, Kecamatan Onan Ganjang, Humbang Hasundutan.
Wakil Kepala Polres Humbang Hasundutan Komisaris Polisi Sori Siregar mengatakan, lima anggota kesatuannya, termasuk Daniel, dikirim ke lokasi untuk menindaklanjuti laporan masyarakat. Sori mengatakan tindakan itu sudah memenuhi prosedur standar. "Saya kira sudah memenuhi (prosedur standar), karena memang pakai surat tugas," ujar Sori.(ZAQ)
Keluarga Daniel tak kuasa menahan tangis. Ibunda Daniel, Tiorman Nainggolan bahkan sempat pingsan saat peti jenazah mendiang akan ditutup. Selain keluarga, polisi juga menyesalkan tindakan warga yang menyerang Daniel dan keempat rekan mereka, yang saat itu ditugaskan menangkap seorang buron pelaku penganiayaan [baca: Polisi Dikeroyok Warga Hingga Tewas]. Sejatinya, Daniel menikah tiga bulan mendatang.
Sejauh ini, polisi baru mengamankan delapan warga. Namun jumlah warga yang akan diperiksa masih mungkin bertambah karena polisi masih mengejar pelaku yang kabur. Hingga berita ini disusun, polisi juga masih disiagakan di lokasi penganiayaan di Desa Sanggrahan II, Kecamatan Onan Ganjang, Humbang Hasundutan.
Wakil Kepala Polres Humbang Hasundutan Komisaris Polisi Sori Siregar mengatakan, lima anggota kesatuannya, termasuk Daniel, dikirim ke lokasi untuk menindaklanjuti laporan masyarakat. Sori mengatakan tindakan itu sudah memenuhi prosedur standar. "Saya kira sudah memenuhi (prosedur standar), karena memang pakai surat tugas," ujar Sori.(ZAQ)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
