Raskin Buruk, Warga Tetap Konsumsi
Danang Sumirat21/02/2010 19:28
Liputan6.com, Trenggalek: Beras murah bagi warga miskin atau raskin yang diterima warga di Trenggalek, Jawa Timur, baru baru ini berbau apek dan dipenuhi kutu. Raskin yang dijual Bulog melalui aparat pemerintah daerah di Desa Gemaharjo, Kecamatan Watulimo, digelar setiap empat bulan sekali. Beras dijual dengan harga Rp 2200 per kilogramnya, dan hanya bisa dibeli warga 3 kilogram saja.
Meski kondisi beras yang hancur, berkutu, berbau apek ini, namun masih diminati warga ketimbang harus membeli beras di pasaran yang mencapai kini Rp.6000 rupiah per kilogramnya. Raskin memang sangat membantu, disaat harga beras melambung tinggi. Namun warga mempermasalahkan kualitas beras yang buruk. Perum bulog yang menangani pengadaan beras miskin ini belum memberikan keterangan seputar kwalitas beras.(PAG/AYB)
Meski kondisi beras yang hancur, berkutu, berbau apek ini, namun masih diminati warga ketimbang harus membeli beras di pasaran yang mencapai kini Rp.6000 rupiah per kilogramnya. Raskin memang sangat membantu, disaat harga beras melambung tinggi. Namun warga mempermasalahkan kualitas beras yang buruk. Perum bulog yang menangani pengadaan beras miskin ini belum memberikan keterangan seputar kwalitas beras.(PAG/AYB)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
