Harga Beras di Tanjungpinang Meroket
20/02/2010 16:34
Liputan6.com, Tanjungpinang: Harga beras yang dijual pedagang di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, terus melambung dalam dua bulan terakhir. Beras dengan berbagai merek yang berasal dari Pulau Jawa yang dijual beberapa pedagang di Tanjungpinang, Sabtu (20/2), mengalami kenaikan sekitar Rp 20 ribu per karung atau 25 kilogram.
Elisa, warga Perumahan Indonusa Lestari Tanjungpinang, mengatakan, harga beras berbagai merek yang dijual di berbagai toko di Tanjungpinang terus menerus mengalami kenaikan. Sementara dalam setiap bulan dia harus membeli beras tersebut. "Harga beras merek Kasturi pada Januari sebesar Rp 132 ribu per karung, sementara pada Februari Rp 150 ribu per karung," katanya.
Menanggapi permasalahan itu, Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang Husnizar Hood mengatakan, pihaknya akan mencari tahu penyebab kenaikan harga beras tersebut. Kenaikan harga beras, kata dia, dapat dipengaruhi oleh faktor cuasa, permainan spekulan, dan distribusi yang tidak lancar. "Kami akan mengajak Dinas Perindustrian Tanjungpinang untuk bersama-sama mengawasi perdagangan beras," katanya.
Husnizar juga akan mendorong Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tanjungpinang melakukan operasi pasar agar harga beras dapat distabilkan. "Kalau harga beras mengalami kenaikan secara terus-menerus, sebaiknya pemerintah menggelar operasi pasar," katanya.(ADO/Ant)
Elisa, warga Perumahan Indonusa Lestari Tanjungpinang, mengatakan, harga beras berbagai merek yang dijual di berbagai toko di Tanjungpinang terus menerus mengalami kenaikan. Sementara dalam setiap bulan dia harus membeli beras tersebut. "Harga beras merek Kasturi pada Januari sebesar Rp 132 ribu per karung, sementara pada Februari Rp 150 ribu per karung," katanya.
Menanggapi permasalahan itu, Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang Husnizar Hood mengatakan, pihaknya akan mencari tahu penyebab kenaikan harga beras tersebut. Kenaikan harga beras, kata dia, dapat dipengaruhi oleh faktor cuasa, permainan spekulan, dan distribusi yang tidak lancar. "Kami akan mengajak Dinas Perindustrian Tanjungpinang untuk bersama-sama mengawasi perdagangan beras," katanya.
Husnizar juga akan mendorong Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tanjungpinang melakukan operasi pasar agar harga beras dapat distabilkan. "Kalau harga beras mengalami kenaikan secara terus-menerus, sebaiknya pemerintah menggelar operasi pasar," katanya.(ADO/Ant)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
