Administrator Polonia Periksa Pesawat Riau Airlines  

Yudhistira
16/02/2010 17:28
Liputan6.com, Medan: Insiden jatuhnya saringan knalpot pesawat Riau Airlines yang menimpa rumah warga di Medan, Sumatra Utara, kemarin, ditanggapi serius. Selasa (16/2) siang. Administrator Bandar Udara (Adban) Polonia, Razali Abubakar, mengecek langsung dan meminta penjelasan maskapai Riau Airlines. Terutama, teknisi yang selama ini merawat secara berkala seluruh armada maskapai tersebut.

Dalam pengecekan tersebut, tim teknisi menjelaskan kronologis penyebab jatuhnya saringan knalpot atau exhaust tail pipe yang mengakibatkan rusaknya rumah milik Maruli Hutabarat di Jalan Jamin Ginting. Jatuhnya saringan knalpot juga sempat menimbulkan percikan api sehingga merusak sejumlah perabotan rumah tangga, termasuk lemari es [baca: Saringan Knalpot Pesawat Timpa Rumah Warga].

Menurut seorang teknisi Riau Airlines, Yossi Manoppo, benda yang jatuh tersebut fungsi utamanya hanyalah sebagai konverter yang menghubungkan mesin ke exhaust belakang. Dugaan sementara, penyebab jatuhnya karena logam pengikatnya patah. Namun secara umum tidak ada masalah yang mempengaruhi seluruh sistem pesawat.

Usai pengecekan, Adban Polonia memastikan secara keseluruhan pesawat jenis Fokker 50 cukup layak beroperasi. Apalagi, dipastikan jatuhnya exhaust tidak berpengaruh kepada sistem ataupun onderdil pesawat yang lainnya. Kendati demikian, soal kepastian pesawat tersebut bisa beroperasi kembali, Adban Polonia masih menunggu keputusan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi yang rencananya mengecek langsung.(BJK/ANS)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler