Jelang Imlek Pembuat Barongsai Kebanjiran Pesanan
Teguh Hadi Prayitno10/02/2010 12:21
Liputan6.com, Semarang: Sutikno, seorang pembuat barongsai di Kota Semarang, Jawa Tengah Rabu (10/2) mengaku kebanjiran pesanan menjelang perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek. Pengrajin yang berasal dari generasi ketiga pembuat Barongsai, mengatakan perayaan Imlek merupakan berkah tersendiri baginya.
Jika hari biasa, di bengkelnya yang berlokasi di Jalan Seterang Tengah 1 nomor 3, Sutikno hanya membuat lima buah barongsai per bulan dan dibantu dua orang karyawan. Namun menjelang Imlek yang tinggal beberapa hari lagi, pesanan meningkat hingga 4 kali lipat sehingga ia harus menambah karyawan untuk memenuhi target pesanan.
Para pemesan tidak hanya dari Semarang, tetapi juga daerah lain seperti Surabaya dan Kalimantan. Harga jual barongsai buatannya antara Rp 1,5 juta rupiah hingga Rp 3,5 juta, tergantung besar kecilnya kepala naga antara 90-120 centimeter dan badan barongsai yang berukuran 3 hingga 20 meter.
Barongsai umumnya dimainkan dua orang, tetapi bila tubuhnya panjang pemainnya bisa lebih menyesuaikan panjang badan barongsai. Kesenian barongsai ini sempat dilarang pada masa orde baru. Setelelah Gus Dur menjadi presiden barulah diperbolehkan ditampilkan.
Di Tiongkok, barongsai merupakan simbol kejayaan atau keberanian yang dimainkan untuk upacara ritual keagamaan. Dalam perkembangannya di Indonesia, barongsai dimainkan dalam berbagai acara non ritual, termasuk dalam perayaan Tahun Baru Cina.(IDS/AYB)
Jika hari biasa, di bengkelnya yang berlokasi di Jalan Seterang Tengah 1 nomor 3, Sutikno hanya membuat lima buah barongsai per bulan dan dibantu dua orang karyawan. Namun menjelang Imlek yang tinggal beberapa hari lagi, pesanan meningkat hingga 4 kali lipat sehingga ia harus menambah karyawan untuk memenuhi target pesanan.
Para pemesan tidak hanya dari Semarang, tetapi juga daerah lain seperti Surabaya dan Kalimantan. Harga jual barongsai buatannya antara Rp 1,5 juta rupiah hingga Rp 3,5 juta, tergantung besar kecilnya kepala naga antara 90-120 centimeter dan badan barongsai yang berukuran 3 hingga 20 meter.
Barongsai umumnya dimainkan dua orang, tetapi bila tubuhnya panjang pemainnya bisa lebih menyesuaikan panjang badan barongsai. Kesenian barongsai ini sempat dilarang pada masa orde baru. Setelelah Gus Dur menjadi presiden barulah diperbolehkan ditampilkan.
Di Tiongkok, barongsai merupakan simbol kejayaan atau keberanian yang dimainkan untuk upacara ritual keagamaan. Dalam perkembangannya di Indonesia, barongsai dimainkan dalam berbagai acara non ritual, termasuk dalam perayaan Tahun Baru Cina.(IDS/AYB)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
