Pemerintah Dinilai Gagal Makmurkan Rakyat
Tim Liputan 6 SCTV10/02/2010 07:00
Liputan6.com, Jakarta: Sejumlah ekonom dan akademisi yang selama ini berseberangan dengan pemerintah di antaranya Ichsanuddin Noorsy, Hendri Saparini, dan Kwik Kian Gie mendeklarasikan Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia di Jakarta, Selasa (9/2). Pembentukan asosiasi ini untuk koordinasi kaum intelektual supaya kritis mengkoreksi kebijakan pemerintah di bidang ekonomi dan politik yang dinilai melanggar konstitusi.
Salah satu agenda asosiasi adalah menghilangkan neoliberalisme dan ekonomi kolonial seperti perdagangan bebas. Menurut mereka konsep ekonomi yang dianut pemerintah selama ini tidak memakmurkan masyarakat dan cenderung berpihak pada pemodal besar. Tak tercapainya target yang telah ditetapkan pemerintah dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional menjadi salah satu indikator pemerintah gagal memakmurkan rakyat.(JUM)
Salah satu agenda asosiasi adalah menghilangkan neoliberalisme dan ekonomi kolonial seperti perdagangan bebas. Menurut mereka konsep ekonomi yang dianut pemerintah selama ini tidak memakmurkan masyarakat dan cenderung berpihak pada pemodal besar. Tak tercapainya target yang telah ditetapkan pemerintah dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional menjadi salah satu indikator pemerintah gagal memakmurkan rakyat.(JUM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
