Mahasiswa Ambon Tolak "Sail Banda"  

Sahlan Heluth
09/02/2010 20:38
Liputan6.com, Ambon: Puluhan mahasiswa di Ambon berunjuk rasa menolak pelaksanaan "Sail Banda" di kantor Gubernur Maluku, Selasa (9/2). Menurut mereka, dana ratusan miliar rupiah yang dianggarkan untuk acara internasional tersebut lebih baik dialihkan untuk program kesejahteraan masyarakat Maluku.

Kelompok yang menamakan diri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ambon dan mahasiswa asal Kepulauan Aru itu berusaha membakar ban bekas. Namun petugas menghalangi pengunjuk rasa. Akibatnya, bentrokan tidak bisa dihindarkan dan baku hantam pun terjadi.

Mahasiswa kemudian memaksa masuk menemui Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu namun tetap dihalau petugas. Bentrokan itu baru reda setelah puluhan polisi turun tangan.

Dalam aksinya, pengunjuk rasa mendesak agar pelaksanaan "Sail Banda" yang akan digelar Juli hingga Agustus 2010 mendatang segera dibatalkan karena dinilai tidak membawa manfaat bagi masyarakat kecil. Mereka menganggap, kegiatan itu sebagai pemborosan uang negara dan hanya menguntungkan pejabat daerah.

Dalam aksi itu, mahasiswa juga mempertanyakan pemotongan gaji seluruh pegawai negeri sipil di Maluku sebesar 30 persen untuk alokasi dana "Sail Banda".(TES/SHA)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler