Presiden SBY Hadiri Peringatan Hari Pers
Yus Ariyanto09/02/2010 09:24
Liputan6.com, Palembang: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-64 yang bertema "Kemerdekaan Pers Dari dan Untuk Rakyat" di Palembang, Sumatra Selatan, Selasa (9/2) pagi.
Presiden beserta rombongan meninggalkan Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 08.00 WIB dengan menggunakan pesawat khusus Boeing 737-500 dan tiba di Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang sekitar pukul 09.10 .
Acara peringatan puncak HPN akan dibuka dengan persembahan Tari Selamat Datang "Gending Sriwijaya" dan penyerahan buku Ensiklopedia Pers Indonesia (EPI) kepada Presiden Yudhoyono oleh Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Margiono. Selain memberikan pidato pada peringatan puncak HPN, Presiden juga menyaksikan penandatangan ratifikasi standar perusahaan oleh 20 perusahaan pers yang kemudian diharapkan akan diikuti perusahaan pers lain.
Kemudian Kepala Negara menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sekolah jurnalistik, Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI), yang digagas kalangan pers, Kementerian Pendidikan Nasional, UNESCO dan pemerintah daerah. Ketua PWI Pusat berharap di masa mendatang setiap provinsi akan memiliki sekolah jurnalistik sehingga mendorong perkembangan pers Indonesia lebih baik.(ANT.)
Presiden beserta rombongan meninggalkan Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 08.00 WIB dengan menggunakan pesawat khusus Boeing 737-500 dan tiba di Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang sekitar pukul 09.10 .
Acara peringatan puncak HPN akan dibuka dengan persembahan Tari Selamat Datang "Gending Sriwijaya" dan penyerahan buku Ensiklopedia Pers Indonesia (EPI) kepada Presiden Yudhoyono oleh Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Margiono. Selain memberikan pidato pada peringatan puncak HPN, Presiden juga menyaksikan penandatangan ratifikasi standar perusahaan oleh 20 perusahaan pers yang kemudian diharapkan akan diikuti perusahaan pers lain.
Kemudian Kepala Negara menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sekolah jurnalistik, Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI), yang digagas kalangan pers, Kementerian Pendidikan Nasional, UNESCO dan pemerintah daerah. Ketua PWI Pusat berharap di masa mendatang setiap provinsi akan memiliki sekolah jurnalistik sehingga mendorong perkembangan pers Indonesia lebih baik.(ANT.)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

