Pandangan Pansus Century Terpecah  

Fira Abdurahman dan Yuyung Setiawan
08/02/2010 17:45
Liputan6.com, Jakarta: Terjadi perpecahan pandangan masing-masing fraksi di DPR yang tergabung dalam Panitia Khusus Hak Angket Bank Century. Saat menyampaikan kesimpulan sementara di Jakarta, Senin (8/2), Fraksi Partai Demokrat mendukung kebijakan pemerintah memberi dana talangan (bailout) Rp 6,7 triliun kepada Bank Century yang kini menjadi Bank Mutiara.

Namun Partai Golongan Karya dan Partai Keadilan Sejahtera, mitra koalisi di pemerintahan, menilai ada penyimpangan. Kesimpulan yang sama diutarakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. PDIP menyimpulkan, bailout terindikasi korupsi.

Sikap tak jauh beda nampaknya akan disuarakan Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Hati Nurani Rakyat. Sedangkan fraksi Partai Amanat Nasional yang dikenal pro pemerintah memilih sikap yang aman. PAN meminta Pansus mengusut aliran dana Century. Sementara Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Kebangkitan Bangsa diperkirakan mengambil langkah sama.

Sampai kini penyampaian pandangan terus berlangsung. Meski belum seluruh fraksi selesai membacakan pandangan, dari kesimpulan yang muncul mengindikasikan ada yang tidak beres dengan persoalan Bank Century. Kesimpulan sementara ini disampaikan setelah hampir dua bulan Pansus Hak Angket Century bekerja.

Sikap ini bukan keputusan final. Karena nantinya Pansus Century hanya menyerahkan kesimpulan akhir kepada pimpinan DPR melalui mekanisme musyawarah mufakat. Atau dengan cara pemungutan suara. Dan jika pilihannya adalah melalui suara terbanyak, maka masyarakat tak akan sulit menebak ujung dari Pansus Century ini.(AIS)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler