Gudang Pabrik Roti di Makassar Ludes Terbakar
Zainuddin06/02/2010 07:27
Liputan6.com, Makassar: Gudang pabrik roti di Jalan Tondong Kura, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (5/2) malam dilalap si jago merah. Sumber api diduga berasal dari arus pendek aliran listrik. Saat kejadian, pabrik roti milik Sahrul Kamaruddin ini, hanya dijaga seorang petugas keamanan karena ratusan pekerja hanya bekerja pagi hingga sore hari.
Kobaran api dengan cepat menghanguskan seluruh isi pabrik yang berisi roti, bahan bakar, gas, dan bahan pembuat roti. Petugas pemadam kebakaran yang mengerahkan puluhan armandanya terlambat tiba di lokasi kejadian. Sempat terjadi ketegangan antara petugas dengan sejumlah warga yang takut rumahnya ikut terbakar.
Kebakaran akhirnya dapat dijinakkan setelah dua jam lamanya petugas pemadam kebakaran bergelut menjinakkan api. Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pemilik pabrik soal kerugian. Namun diperkirakan kerugian ditaksir hampir mencapai ratusan juta rupiah. Personel Kepolisian Sektor Kota Makassar telah memeriksa Jony Pariangan, petugas keamanan pabrik roti, guna menyelidiki penyebab kebakaran.(IAN)
Kobaran api dengan cepat menghanguskan seluruh isi pabrik yang berisi roti, bahan bakar, gas, dan bahan pembuat roti. Petugas pemadam kebakaran yang mengerahkan puluhan armandanya terlambat tiba di lokasi kejadian. Sempat terjadi ketegangan antara petugas dengan sejumlah warga yang takut rumahnya ikut terbakar.
Kebakaran akhirnya dapat dijinakkan setelah dua jam lamanya petugas pemadam kebakaran bergelut menjinakkan api. Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pemilik pabrik soal kerugian. Namun diperkirakan kerugian ditaksir hampir mencapai ratusan juta rupiah. Personel Kepolisian Sektor Kota Makassar telah memeriksa Jony Pariangan, petugas keamanan pabrik roti, guna menyelidiki penyebab kebakaran.(IAN)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
