Dua Tewas, Satu Kritis Akibat Keracunan Gas
Teguh Hadi Prayitno01/02/2010 21:26
Liputan6.com, Semarang: Tiga Warga Sembungharjo, Semarang menjadi korban keracunan gas, Senin (1/2), saat mereka memperbaiki kapal tongkang yang bersandar di pelabuhan Tanjung Emas. Dua korban tewas dilarikan ke kamar mayat RS Kariadi untuk diotopsi, sementara satu korban kritis dan menjalani perawatan di RS Panti Wilasa.
Korban tewas yaitu Mursadi (35) tahun, warga Sembungharjo dan Budiadi (44) tahun warga Demak. Sedangkan satu korban kritis bernama Sutono (27) tahun, warga Tanjungsari. Musibah terjadi saat mereka sedang memperbaiki lambung kapal Tongkang Swadaya Lestari, di Kompleks Pelabuhan Tanjung Mas.
Menurut saksi mata, para korban tiba-tiba pingsan saat masuk ke ruang lambung kapal. Diduga mereka terlalu banyak menghirup gas buangan, yang keluar dari dalam kapal. Gas berasal dari sisa batubara, bekas muatan kapal tersebut.
Aparat Polres Semarang Timur, selain melakukan identifikasi juga melakukan pengusutan penyebab kematian kedua pekerja. Sebab pada saat kejadian, pihak PT Jasa Marina Indah tidak melaporkan kejadian itu ke aparat kepolisian.(IDS/AYB)
Korban tewas yaitu Mursadi (35) tahun, warga Sembungharjo dan Budiadi (44) tahun warga Demak. Sedangkan satu korban kritis bernama Sutono (27) tahun, warga Tanjungsari. Musibah terjadi saat mereka sedang memperbaiki lambung kapal Tongkang Swadaya Lestari, di Kompleks Pelabuhan Tanjung Mas.
Menurut saksi mata, para korban tiba-tiba pingsan saat masuk ke ruang lambung kapal. Diduga mereka terlalu banyak menghirup gas buangan, yang keluar dari dalam kapal. Gas berasal dari sisa batubara, bekas muatan kapal tersebut.
Aparat Polres Semarang Timur, selain melakukan identifikasi juga melakukan pengusutan penyebab kematian kedua pekerja. Sebab pada saat kejadian, pihak PT Jasa Marina Indah tidak melaporkan kejadian itu ke aparat kepolisian.(IDS/AYB)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
