Mengenang Gus Dur dengan Pengobatan Gratis
Masud Fahlafi dan Ismoyo01/02/2010 05:39
Liputan6.com, Bantul: Untuk mengenang almarhum mantan Presiden Abdurrahman Wahid, warga Bantul, Yogyakarta, Ahad (31/1) menggelar acara pelayanan pada masyarakat di sebuah pasar sederhana. Pelayanan itu berupa pemeriksaan dan pengobatan medis, pijat, dan potong rambut yang semuanya gratis.
Semua dilakukan sebagai cermin nilai kerakyatan dan pembelaan terhadap kaum lemah ala Gus Dur. Selain untuk mengenang pendekar pluralisme Indonesia itu, kegiatan ini juga sebagai ungkapan keprihatinan pada kondisi bangsa saat ini.
Sedangkan di Surabaya, Jawa Timur, 60 elemen masyarakat yang tergabung dalam Lintas Etnik Agama untuk Gus Dur menggelar harmoni kebhinekaan. Kegiatan ini memberikan apresiasi agar gelar pahlawanan nasional diberikan untuk Gus Dur. Dalam acara ini juga ditampilkan atraksi barongsai yang menjadi salah satu bukti kepedulian Gus Dur akan keragaman budaya.(ADO)
Semua dilakukan sebagai cermin nilai kerakyatan dan pembelaan terhadap kaum lemah ala Gus Dur. Selain untuk mengenang pendekar pluralisme Indonesia itu, kegiatan ini juga sebagai ungkapan keprihatinan pada kondisi bangsa saat ini.
Sedangkan di Surabaya, Jawa Timur, 60 elemen masyarakat yang tergabung dalam Lintas Etnik Agama untuk Gus Dur menggelar harmoni kebhinekaan. Kegiatan ini memberikan apresiasi agar gelar pahlawanan nasional diberikan untuk Gus Dur. Dalam acara ini juga ditampilkan atraksi barongsai yang menjadi salah satu bukti kepedulian Gus Dur akan keragaman budaya.(ADO)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
