Ical: Belum Ada Fakta Pemakzulan Boediono  

Zaky Muzakir
30/01/2010 10:10
Liputan6.com, Padang: Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Aburizal Bakrie menilai belum ada fakta yang mendukung pemakzulan terhadap Wakil Presiden Boediono. "Dari laporan yang saya terima, sampai detik ini belum ada fakta-fakta yang dapat membenarkan pemakzulan terhadap Boediono," kata Aburizal usai melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Sumatra Barat periode 2009-2015 di Padang, Sumbar, Jumat (29/1) malam.

Ical--demikian Aburizal kerap disapa--mengatakan Partai Golkar selalu memutuskan sesuatu berdasarkan fakta. Berdasarkan fakta-fakta yang didapat sejauh ini, belum ada yang membenarkan pemakzulan terhadap Boediono.

Ical juga menjelaskan, pemakzulan tidak selalu berarti pemecatan atau pelepasan jabatan. Melainkan pernyataan dakwaan resmi seperti dalam kasus-kasus kriminal. Sehingga pemakzulan hanya langkah pertama menuju kemungkinan pemecatan. Saat dimakzulkan, pejabat harus menghadapi kemungkinan dinyatakan bersalah melalui sebuah pemungutan suara legislatif, yang kemudian menyebabkannya dipecat.

Sebelumnya, Ical mengatakan, kabar DPP Partai Golkar berusaha memakzulkan Boediono diembuskan pihak yang berupaya melemahkan Partai Beringin itu. Selain memakzulkan Boediono, Golkar dilemahkan dengan rumor ketidaksenangannya kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani dan kesepakatannya dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mencopot Sri Mulyani.

Padahal, demikian Aburizal, dukungan Golkar dalam pembentukan Pansus Century bukan untuk menjatuhkan orang per orang melainkan mencari kebenaran agar pemerintahan Yudhoyono semakin kuat. Dia juga secara tegas membantah bertemu dengan SBY untuk membahas pergantian anggota kabinet. "Tiga isu itu garisnya sama, dan tidak ada buktinya. Yang jelas tiga isu itu tidak menghendaki Golkar menyuarakan yang benar," tegasnya.(ZAQ)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler