Polri Tangkap Pelaku Teroris di Poso
Arfan Yap Bano29/01/2010 15:28
Liputan6.com, Jakarta: Satuan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menangkap salah satu orang yang diduga anggota jaringan teroris di Poso, Sulawesi Tengah bernama Eko Budi Wardoyo. "Pelaku ditangkap di Sidoarjo, Jawa Timur dua hari yang lalu," kata Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Inspektur Jenderal Edward Aritonang di Jakarta, Jumat (29/1).
Edward sebagaimana dikutip ANTARA menjelaskan tersangka diduga melakukan serangkaian teror di Poso, Sulteng, antara lain pelaku peledakan bom di Tentena, penembakkan pendeta Susianti Tinulele, serta perampokan toko emas di Pasar Tua. Eko pria kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur tahun 1978, diketahui memiliki banyak nama aliasnya, antara lain Musnih alias Pak Amin yang sudah lama menjadi target operasi dari Polri.
Berdasarkan catatan polisi tersangka bersama rekan-rekannya yang tergabung pada jaringan teroris Poso melakukan peledakan bom di Pasar Sentral Tentena pada Mei 2005 lalu. Aksi pelaku mengakibatkan 93 orang luka-luka dan 22 orang meninggal dunia. Saat ini, tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri.(AYB)
Edward sebagaimana dikutip ANTARA menjelaskan tersangka diduga melakukan serangkaian teror di Poso, Sulteng, antara lain pelaku peledakan bom di Tentena, penembakkan pendeta Susianti Tinulele, serta perampokan toko emas di Pasar Tua. Eko pria kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur tahun 1978, diketahui memiliki banyak nama aliasnya, antara lain Musnih alias Pak Amin yang sudah lama menjadi target operasi dari Polri.
Berdasarkan catatan polisi tersangka bersama rekan-rekannya yang tergabung pada jaringan teroris Poso melakukan peledakan bom di Pasar Sentral Tentena pada Mei 2005 lalu. Aksi pelaku mengakibatkan 93 orang luka-luka dan 22 orang meninggal dunia. Saat ini, tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri.(AYB)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
