Pesawat Kargo Pembawa Beras Tergelincir di Wamena
Riyanto Nay28/01/2010 23:48
Liputan6.com, Wamena: Pesawat kargo jenis Antonov AN-26B dengan nomor lambung 4l-ife yang memuat puluhan ton beras, Kamis (28/1) sekitar pukul 12.50 WIT, tak dapat berhenti saat mendarat di Bandar Udara Wamena, Papua. Akibatnya, pesawat tergelincir hingga keluar dari landasan sejauh 300 meter, sebelum akhirnya berhenti di ujung pagar Bandara Wamena. Penyebab kecelakaan ini diduga lantaran rem pesawat mengalami gangguan saat mendarat.
Sebelumnya, pesawat yang dipiloti Kapten Boriz ini terbang dari Bandara Sentani, Jayapura menuju Bandara Wamena. Sekadar informasi, pesawat Antonov sendiri disewa Badan Urusan Logistik (Bulog) Papua untuk mengangkut persediaan beras buat kebutuhan lima kabupaten di daerah pegunungan. Pesawat mengalami kerusakan di bagian sayap kanan lantaran menabrak pagar Bandara saat hendak berhenti di ujung Bandara Wamena.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas ini. Tiga staf pesawat berkebangsaan Rusia, yakni pilot Boriz, kopilot Shenghey, teknisi Niilasat, semuanya selamat. Namun, akibat peristiwa ini aktivitas Bandara Wamena sempat mengalami gangguan sekitar 30 menit dan kini penerbangan sudah kembali normal.(ASW/ANS)
Sebelumnya, pesawat yang dipiloti Kapten Boriz ini terbang dari Bandara Sentani, Jayapura menuju Bandara Wamena. Sekadar informasi, pesawat Antonov sendiri disewa Badan Urusan Logistik (Bulog) Papua untuk mengangkut persediaan beras buat kebutuhan lima kabupaten di daerah pegunungan. Pesawat mengalami kerusakan di bagian sayap kanan lantaran menabrak pagar Bandara saat hendak berhenti di ujung Bandara Wamena.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas ini. Tiga staf pesawat berkebangsaan Rusia, yakni pilot Boriz, kopilot Shenghey, teknisi Niilasat, semuanya selamat. Namun, akibat peristiwa ini aktivitas Bandara Wamena sempat mengalami gangguan sekitar 30 menit dan kini penerbangan sudah kembali normal.(ASW/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
