Revitalisasi Listrik Belum Terpenuhi  

Zwasty Andria, Djuanedi Setiawan, dan Akhmad Haris
28/01/2010 13:00
Liputan6.com, Pandeglang: Kamis (28/1) ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Labuan, Pandeglang, Banten. Revitalisasi listrik merupakan satu dari 15 prioritas program 100 hari pemerintahan SBY-Boediono.

Pada masa awal pemerintahan SBY yang kedua, pemadaman bergilir menjadi menu sehari-hari bagi warga. Penyebabnya beberapa hal, yakni sebagian gardu PLN rusak, trafo cadangan kurang, atau pasokan gas untuk pembangkit listrik tersendat.

Direktur Utama PLN Dahlan Iskan mengklaim, sejauh ini ada perkembangan yang baik, khususnya terjaminnya pasokan gas untuk pembangkit listrik. Sebaliknya pengamat listrik Faby Tumiwa mengatakan, defisit pasokan gas untuk PLN belum teratasi.

Seratus hari memang tidak cukup untuk menuntaskan persoalan defisit listrik nasional. Selain karena seretnya pasokan gas, PLN juga dihadapkan pada problem finansial.

Dampaknya, lagi-lagi masyarakat diminta bersabar jika listrik tiba-tiba padam. Ironisnya, jika masyarakat yang telat membayar, petugas PLN buru-buru memutus aliran listrik ke rumah warga.(TES/SHA)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler