Korut dan Korsel Baku Tembak  

Restia Juwita
27/01/2010 21:09
Liputan6.com, Seoul: Tembakan artileri di Laut Kuning antara Korea Utara dan Korea Selatan kembali terjadi, Rabu ini. Kontak senjata ini terjadi sehari setelah Pyongyang menyatakan kawasan perbatasan zona "tidak berlayar." Sengketa perbatasan maritim ini sering menjadi masalah dua negara tersebut sejak perang Korea berakhir dengan genjatan senjata pada 1953, sehingga ketegangan di semenanjung tak terelakkan lagi. Demikian dilansir CNN, Rabu (27/1)

Menurut Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Korea Selatan, Park Sung-Woo, Seoul telah memastikan bahwa Korut telah menembakkan beberapa peluru artileri, meski mereka tidak menyeberangi perbatasan. Saat ini Korsel berada pada status siaga militer tinggi. Dalam pertikaian ini, tidak ada korban maupun kerusakan yang ditimbulkan. Bagi Korea Selatan, penembakan yang dilakukan Korea Utara sebagai provokasi yang merongrong gencatan senjata antara kedua belah pihak

Perbatasan ini diambil secara sepihak oleh pimpinan Komando Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dari Perang Korea 1950-1953. Pyongyang tidak mengakui garis batas tersebut dan menetapkan sendiri garis perbatasan. Bentrokan maritim antara dua negara di atas wilayah sengketa terjadi pada tahun 1999, 2002, dan 2009.(YUS)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler