PDI Perjuangan Tolak Ujian Nasional
David Silahooij dan Akhe Mona27/01/2010 18:12
Liputan6.com, Jakarta: Pro dan kontra pelaksanaan Ujian Nasional masih terus berlanjut. Setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan pemerintah tetap akan mengadakan UN, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) justru menentang. Partai oposisi ini menilai pemerintah telah mengebiri integritas dan kualitas pendidikan di sekolah.
UN sedianya akan dilaksanakan Maret mendatang. Meski sebagian siswa menolak dan takut menghadapinya, pemerintah bersikeras tetap mengadakan UN sebagai andalan untuk mengukur tingkat kecerdasan anak didik [baca: Ujian Negara Bukan Satu-satunya Alat Ukur Kecerdasan].
Pro dan kontra UN memang tidak kunjung usai. Padahal berdasarkan putusan Mahkamah Agung yang menolak kasasi gugatan UN pemerintah, UN baru boleh dilaksanakan setelah berhasil meningkatkan kualitas guru serta sarana dan prasarana sekolah. Siswa pun kini tidak memiliki pilihan meski berbagai aksi menolak UN terus digelar [baca: Demonstran Kembali Tolak UN].(YNI/YUS)
UN sedianya akan dilaksanakan Maret mendatang. Meski sebagian siswa menolak dan takut menghadapinya, pemerintah bersikeras tetap mengadakan UN sebagai andalan untuk mengukur tingkat kecerdasan anak didik [baca: Ujian Negara Bukan Satu-satunya Alat Ukur Kecerdasan].
Pro dan kontra UN memang tidak kunjung usai. Padahal berdasarkan putusan Mahkamah Agung yang menolak kasasi gugatan UN pemerintah, UN baru boleh dilaksanakan setelah berhasil meningkatkan kualitas guru serta sarana dan prasarana sekolah. Siswa pun kini tidak memiliki pilihan meski berbagai aksi menolak UN terus digelar [baca: Demonstran Kembali Tolak UN].(YNI/YUS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
