Jusuf Kalla: Wapres Kalah dari Camat
27/01/2010 13:45
Liputan6.com, Jakarta: Hebat mana jabatan wakil presiden dengan camat? Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla punya jawaban pasti. Dia mengatakan, banyak kekuasaan yang dimiliki camat yang tidak dipunyai wakil presiden, misalnya hak tanda tangan. "Wapres tak punya hak tanda tangan. Tidak ada Keputusan Wapres. Jadi wapres kalah dari camat," kata Kalla di Jakarta, Rabu (27/1).
Menurut Kalla, dalam beberapa hal camat justru lebih memiliki kekuasaan dibandingkan seorang wapres. "Camat justru lebih kuat dari wapres. Camat punya kewenangan tanda tangan. Bupati juga lebih dari wapres. Bupati bisa tanda tangani izin tambang, wapres tidak," kata Kalla.
Meskipun wapres menjadi orang nomor dua di pemerintahan, kata JK, seorang wapres tidak memiliki kewenangan mengeluarkan keputusan. "Jadi saya tak bisa keluarkan keputusan wapres," kata Kalla.
Menurut dia, karena tak bisa mengeluarkan surat keputusan, maka yang dilakukannya adalah menggelar rapat kabinet terbatas agar bisa dibuatkan keputusan rapat. "Jadi sebenarnya, yang penting adalah bagaimana saya bisa efektif (memimpin), yaitu cari cara. Tujuan pemimpin itu bisa mempengaruhi orang untuk mencapai tujuan. Itu yang saya lakukan," kata JK seperti dikutip ANTARA.(ADO)
Menurut Kalla, dalam beberapa hal camat justru lebih memiliki kekuasaan dibandingkan seorang wapres. "Camat justru lebih kuat dari wapres. Camat punya kewenangan tanda tangan. Bupati juga lebih dari wapres. Bupati bisa tanda tangani izin tambang, wapres tidak," kata Kalla.
Meskipun wapres menjadi orang nomor dua di pemerintahan, kata JK, seorang wapres tidak memiliki kewenangan mengeluarkan keputusan. "Jadi saya tak bisa keluarkan keputusan wapres," kata Kalla.
Menurut dia, karena tak bisa mengeluarkan surat keputusan, maka yang dilakukannya adalah menggelar rapat kabinet terbatas agar bisa dibuatkan keputusan rapat. "Jadi sebenarnya, yang penting adalah bagaimana saya bisa efektif (memimpin), yaitu cari cara. Tujuan pemimpin itu bisa mempengaruhi orang untuk mencapai tujuan. Itu yang saya lakukan," kata JK seperti dikutip ANTARA.(ADO)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
