Pemerintah Sediakan Dana untuk KUR
Achmad Yani26/01/2010 13:24
Liputan6.com, Cirebon: Pemerintah akan menyediakan dana melalui perbankan sebesar Rp 100 triliun untuk penyaluran Kredit Untuk Rakyat (KUR) selama lima tahun mendatang. Demikian dikatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, seperti dilansir ANTARA, saat meresmikan jalan Tol Kanci-Pejagan dan sejumlah proyek infrastruktur lain di Cirebon, Jawa Barat, Selasa (26/1).
Presiden berharap pembangunan infrastruktur dan KUR bisa meningkatkan pembangunan ekonomi dan kemajuan daerah. Namun disisi lain Presiden kembali mengingatkan tiga agenda utama lima tahun ke depan. Di antaranya meningkatkan ekonomi untuk kesejahteraan rakyat, menjalankan demokrasi yang baik, matang, kebebasan dalam kesantunan, harmoni, bermartabat dan membawa manfaat serta meningkatkan keahlian bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyaksikan pembagian KUR kepada sejumlah debitur Jabar, meliputi Rp 1,691 triliun dari BRI, Rp 133,795 miliar KUR dari DNI, Bank Mandiri Rp 42,436 miliar, BTN Rp 33,185 miliar, Bank Bukopin Rp 104,292 miliar, dan Bank Syariah Mandiri Rp 41,368 miliar.
Presiden berharap pembangunan infrastruktur dan KUR bisa meningkatkan pembangunan ekonomi dan kemajuan daerah. Namun disisi lain Presiden kembali mengingatkan tiga agenda utama lima tahun ke depan. Di antaranya meningkatkan ekonomi untuk kesejahteraan rakyat, menjalankan demokrasi yang baik, matang, kebebasan dalam kesantunan, harmoni, bermartabat dan membawa manfaat serta meningkatkan keahlian bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyaksikan pembagian KUR kepada sejumlah debitur Jabar, meliputi Rp 1,691 triliun dari BRI, Rp 133,795 miliar KUR dari DNI, Bank Mandiri Rp 42,436 miliar, BTN Rp 33,185 miliar, Bank Bukopin Rp 104,292 miliar, dan Bank Syariah Mandiri Rp 41,368 miliar.
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
