Gedung Putih: Tak Ada Indikasi Serangan Baru
Addy Hasan25/01/2010 17:45
Liputan6.com, Washington DC: Pejabat Gedung Putih mengecam pernyataan pemimpin tertinggi Al-Qaidah, Usama bin Ladin. Selain itu, pemerintah Amerika Serikat menyatakan tidak ada indikasi serangan terorisme baru terhadap AS. Demikian dikatakan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS, P.J. Crowley, seperti dirilis Associated Press, Ahad (24/1) waktu setempat.
Usamah tampaknya tetap bertekad berperan sebagai "pembimbing" aksi terorisme. Walaupun saat ini ia dan pengikut seniornya memiliki keterbatasan merencanakan dan menyerang langsung. Rekaman juga tidak memberikan bukti bahwa hubungan afliasi Usamah dengan Al-Qaidah di Semenanjung Arab, yang berbasis di Yaman, telah berubah. "Dia hanya berusaha terus muncul relevan dengan berbicara atas percobaan serangan oleh afiliasi," imbuh Crowley [baca: Usamah bin Ladin Kembali Menebar Ancaman].
Sementara itu, Juru Bicara Gedung Putih, Robert Gibbs menegaskan, pihaknya belum bisa mengkonfirmasi keaslian rekaman tersebut. Ia juga menolak berkomentar terhadap kemungkinan Usamah memainkan peran dalam upaya peledakan pesawat di AS, saat Natal lalu. Ia hanya menyebut Usamah tak lebih dari pelaku kriminal, pembunuh dan teroris pengecut yang suatu hari nanti bisa segera diseret ke pengadilan.(ANS)
Usamah tampaknya tetap bertekad berperan sebagai "pembimbing" aksi terorisme. Walaupun saat ini ia dan pengikut seniornya memiliki keterbatasan merencanakan dan menyerang langsung. Rekaman juga tidak memberikan bukti bahwa hubungan afliasi Usamah dengan Al-Qaidah di Semenanjung Arab, yang berbasis di Yaman, telah berubah. "Dia hanya berusaha terus muncul relevan dengan berbicara atas percobaan serangan oleh afiliasi," imbuh Crowley [baca: Usamah bin Ladin Kembali Menebar Ancaman].
Sementara itu, Juru Bicara Gedung Putih, Robert Gibbs menegaskan, pihaknya belum bisa mengkonfirmasi keaslian rekaman tersebut. Ia juga menolak berkomentar terhadap kemungkinan Usamah memainkan peran dalam upaya peledakan pesawat di AS, saat Natal lalu. Ia hanya menyebut Usamah tak lebih dari pelaku kriminal, pembunuh dan teroris pengecut yang suatu hari nanti bisa segera diseret ke pengadilan.(ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
