Penggundulan Hutan Marak di Maluku
Juhry Samanery25/01/2010 16:18
Liputan6.com, Ambon: Penggundulan hutan kembali marak di Maluku. Puluhan hektare hutan di Maluku Tengah ditemukan rusak dan gundul akibat pembalakan liar, Senin (25/1). Selain pembalakan secara liar, warga merusak hutan dengan cara membakar dengan sistem berpindah untuk lahan kebun.
Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Maluku Berty Papilaya mengatakan ulah yang dilakukan warga berakibat langsung terhadap terjadinya kekeringan. Ancaman banjir pun menghadang jika datangnya hujan deras. Ironisnya, habitat burung kaka tua merah kebanggaan Pulau Seram terancam punah.
Berty menyesalkan maraknya pembalakan liar di Pulau Seram. Berty menghimbau agar dinas kabupaten dan kota proaktif menindak para pelaku yang melakukan pengrusakan terhadap hutan. Akibat pembalakan liar ini kini hutan di Maluku yang berjumlah 750 ribu hektare separuhnya rusak parah.(JUM)
Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Maluku Berty Papilaya mengatakan ulah yang dilakukan warga berakibat langsung terhadap terjadinya kekeringan. Ancaman banjir pun menghadang jika datangnya hujan deras. Ironisnya, habitat burung kaka tua merah kebanggaan Pulau Seram terancam punah.
Berty menyesalkan maraknya pembalakan liar di Pulau Seram. Berty menghimbau agar dinas kabupaten dan kota proaktif menindak para pelaku yang melakukan pengrusakan terhadap hutan. Akibat pembalakan liar ini kini hutan di Maluku yang berjumlah 750 ribu hektare separuhnya rusak parah.(JUM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
