Harga Beras Terus Naik, Operasi Pasar Didamba
Sahlan Heluth24/01/2010 12:17
Liputan6.com, Ambon: Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kota Ambon, Maluku, seperti Pasar Lama, Pasar Mardika, dan Pasar Batumerah, mulai dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, harga beras terus naik hingga mencapai Rp 1.000 per kilogram.
Berdasarkan pantauan SCTV, Ahad (24/1), hampir semua jenis beras harga jualnya naik. Beras jenis tawon yang banyak diminati masyarakat, misalnya. Semula dijual seharga Rp 7.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp 8.000 per kg. Begitu pula dengan beras merek padi beruang dan jenis AA juga naik hampir mencapai seribu rupiah per kilo.
Diduga, melambungnya harga jual beras lantaran cuaca buruk sehingga mengganggu pasokan beras ke Ambon. Kenaikan harga beras sudah berlangsung dua pekan terakhir. Tapi, pemerintah setempat melalui Dinas Perdagangan hingga kini belum juga menggelar operasi pasar.
Warga Ambon pun berharap pemerintah segera mengantisipasi harga beras yang diperkirakan terus naik. Dengan demikian, harga beras tetap terjangkau masyarakat yang kurang mampu.(BJK/ANS)
Berdasarkan pantauan SCTV, Ahad (24/1), hampir semua jenis beras harga jualnya naik. Beras jenis tawon yang banyak diminati masyarakat, misalnya. Semula dijual seharga Rp 7.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp 8.000 per kg. Begitu pula dengan beras merek padi beruang dan jenis AA juga naik hampir mencapai seribu rupiah per kilo.
Diduga, melambungnya harga jual beras lantaran cuaca buruk sehingga mengganggu pasokan beras ke Ambon. Kenaikan harga beras sudah berlangsung dua pekan terakhir. Tapi, pemerintah setempat melalui Dinas Perdagangan hingga kini belum juga menggelar operasi pasar.
Warga Ambon pun berharap pemerintah segera mengantisipasi harga beras yang diperkirakan terus naik. Dengan demikian, harga beras tetap terjangkau masyarakat yang kurang mampu.(BJK/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
