Beras untuk Kaum Miskin Berbau Apek
Teguh Hadi Prayitno22/01/2010 15:38
Liputan6.com, Semarang: Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo, Kamis (22/1) menemukan beras untuk kalangan miskin (raskin) berkualitas jelek yang berbau apek di Kabupaten Banyumas dan Karanganyar. Gubernur memerintahkan agar pimpinan kedua daerah tersebut segera mengganti beras raskin yanga akan dibagikan ke masyarakat.
Pembagian beras raskin ke masyarakat dilakukan karena melonjaknya harga beras di pasaran. Satu bulan terakhir, harga beras di sentral pasar beras di Semarang melonjak naik Rp 1.000 per kilogram, sedangkan kenaikan di tingkat pengecer mencapai Rp 1.400.
Menurut Bibit, kenaikan harga beras itu ulah orang yang tidak bertanggung jawab, yang memanfaatkan masa paceklik. Stok beras di gudang Bulog sendiri masih cukup hingga Juni mendatang, yaitu sebanyak 290 ribu ton.(IDS/YUS)
Pembagian beras raskin ke masyarakat dilakukan karena melonjaknya harga beras di pasaran. Satu bulan terakhir, harga beras di sentral pasar beras di Semarang melonjak naik Rp 1.000 per kilogram, sedangkan kenaikan di tingkat pengecer mencapai Rp 1.400.
Menurut Bibit, kenaikan harga beras itu ulah orang yang tidak bertanggung jawab, yang memanfaatkan masa paceklik. Stok beras di gudang Bulog sendiri masih cukup hingga Juni mendatang, yaitu sebanyak 290 ribu ton.(IDS/YUS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
