Cuaca Buruk, Harga Sembako Semakin Meroket
Edy Junaedi21/01/2010 10:05
Liputan6.com, Mamuju: Akibat cuaca buruk yang melanda wilayah Sulawesi Barat dalam dua pekan terakhir, harga sembilan bahan kebutuhan pokok alias sembako di sejumlah pasar tradisional terus naik. Di Mamuju, kenaikan tertinggi terjadi pada beras dan gula pasir.
Berdasarkan pantauan SCTV, Kamis (21/1), tak hanya harga ikan yang melonjak dua kali lipat dari harga normal. Harga kebutuhan sembako seperti beras pun naik hingga Rp 7.000 per kg. dan harga gula pasir naik hingga Rp 12 ribu per kg. Sedangkan harga kebutuhan lainnya seperti minyak goreng, terigu, telur dan sayur mayur rata-rata naik hingga 30 persen lebih dari harga normal.
Rianti, seorang pedagang beras dan gula pasir di Mamuju, mengaku menaikkan harga karena agen tempat memasok barang telah lebih dahulu menaikkan harga. Agar tidak merugi, ia terpaksa ikut menyesuaikan harga pasar. Warga berharap, pemerintah dapat menunjukkan empati di tengah kesulitan ekonomi warga miskin akibat melonjaknya harga kebutuhan sembako.(IDS/ANS)
Berdasarkan pantauan SCTV, Kamis (21/1), tak hanya harga ikan yang melonjak dua kali lipat dari harga normal. Harga kebutuhan sembako seperti beras pun naik hingga Rp 7.000 per kg. dan harga gula pasir naik hingga Rp 12 ribu per kg. Sedangkan harga kebutuhan lainnya seperti minyak goreng, terigu, telur dan sayur mayur rata-rata naik hingga 30 persen lebih dari harga normal.
Rianti, seorang pedagang beras dan gula pasir di Mamuju, mengaku menaikkan harga karena agen tempat memasok barang telah lebih dahulu menaikkan harga. Agar tidak merugi, ia terpaksa ikut menyesuaikan harga pasar. Warga berharap, pemerintah dapat menunjukkan empati di tengah kesulitan ekonomi warga miskin akibat melonjaknya harga kebutuhan sembako.(IDS/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
