Ratusan Kios Pasar Ujungberung Terbakar
Wendy Surya dan Nurdin18/01/2010 07:35
Liputan6.com, Bandung: Ratusan kios dan lapak di pasar tradisional Ujungberung, Bandung, Jawa Barat, Ahad (17/1) malam, terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah. Diduga api berasal dari salah satu kios di tengah pasar.
Kebakaran berlangsung begitu cepat. Delapan mobil pemadam yang tiba di lokasi tidak bisa berbuat banyak karena tak ada hidran maupun sumber air yang mencukupi di sekitar pasar. Kencangnya tiupan angin turut memperparah kebakaran. Menyadari api terus meluas, para pemilik kios panik. Mereka berusaha sebisanya menyelamatkan barang dagangan.
Sempat merebak isu kebakaran disengaja. Pasalnya, sebelum kebakaran para pedagang menolak pindah menyusul rencana pemerintah daerah setempat yang akan merenovasi Pasar Ujungberung. Penyelidikan terhadap penyebab kebakaran kini ditangani personel Kepolisian Resor Kota Bandung Timur. Akibat peristiwa tersebut, ruas Jalan AH Nasution ditutup dan kendaraan dialihkan ke Jalan Rumah Sakit menuju Soekarno-Hatta.(IAN)
Kebakaran berlangsung begitu cepat. Delapan mobil pemadam yang tiba di lokasi tidak bisa berbuat banyak karena tak ada hidran maupun sumber air yang mencukupi di sekitar pasar. Kencangnya tiupan angin turut memperparah kebakaran. Menyadari api terus meluas, para pemilik kios panik. Mereka berusaha sebisanya menyelamatkan barang dagangan.
Sempat merebak isu kebakaran disengaja. Pasalnya, sebelum kebakaran para pedagang menolak pindah menyusul rencana pemerintah daerah setempat yang akan merenovasi Pasar Ujungberung. Penyelidikan terhadap penyebab kebakaran kini ditangani personel Kepolisian Resor Kota Bandung Timur. Akibat peristiwa tersebut, ruas Jalan AH Nasution ditutup dan kendaraan dialihkan ke Jalan Rumah Sakit menuju Soekarno-Hatta.(IAN)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
