Polisi Akan Ditempatkan di Pulau Jemur  

Anri Syaiful
17/01/2010 15:10

Liputan6.com, Pekanbaru: Penjagaan pulau terluar mulai ditingkatkan. Kepolisian Daerah Riau berencana membangun pos keamanan di Pulau Jemur. Ini seiring dengan rencana pemerintah kabupaten setempat menempatkan warga di pulau yang pernah disebut-sebut milik Malaysia itu.

"Kantor kepala desa telah ada di Pulau Jemur, dengan adanya masyarakat maka kita berencana akan mendirikan pos pengamanan di sana," kata juru bicara Polda Riau Ajun Komisaris Besar Polisi Zulkifli kepada ANTARA di Pekanbaru, Ahad (17/1). Menurut dia, rencana itu terungkap ketika Kepala Polda Riau Brigadir Jenderal Polisi Adjie Rustam Ramdja mengunjungi Pulau Jemur dalam rangka kunjungan kerja Ekspedisi Sambang Nusa bersama unsur musyawarah pimpinan daerah atau muspida setempat.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Riau mengakui letak Pulau Jemur yang strategis. Sebab, merupakan pulau terluar yang berada di perairan Selat Malaka atau perbatasan Indonesia-Malaysia. "Karena letak yang strategis juga rawan terhadap berbagai tindakan kriminal seperti penyelundupan, illegal logging, illegal fishing, dan transaksi narkoba," kata Adjie Rustam.

Karena itu, Polda Riau akan menempatkan personelnya di pulau yang berada di gugusan Kepulauan Arwah di perairan Kabupaten Rokan Hilir, Riau, untuk meminimalkan tindakan kriminal. "Melihat kenyataan itu maka penempatan personel kepolisian demi untuk pengamanan dan pengawasan di sekitar pulau terluar, termasuk Pulau Jemur dibutuhkan," jelas Zulkifli.

Keberadaan Pulau Jemur yang memiliki luas mencapai 2,5 kilometer persegi, sempat menimbulkan kontroversial pada 2009. Buktinya, sejumlah laman di dunia maya mencantumkan pulau yang termasuk wilayah administratif Provinsi Riau itu sebagai bagian dari tujuan wisata Negeri Selangor, Malaysia [baca: Malaysia Klaim Pulau Jemur].

Sekalipun Pemerintah Provinsi Riau menyatakan pulau itu sebagai kawasan yang telah lama menjadi salah satu objek wisata andalan, sejauh ini belum terlihat upaya serius berbagai pihak untuk mengelola pulau tersebut. Terutama, menjadikan sebagai daerah tujuan wisata yang membawa dampak positif bagi perekomian penduduk setempat.(ANS)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler